Portal Berita Nasional SERGAP BUSER POS.COM Beserta Seluruh KRU Mengucapkan Selamat Dirgahayu Kemerdekaan 17 Agustus 1945-2020 "MAJU INDONESIA"
Published On: Rab, Mei 3rd, 2017

Walikota Palembang Berikan Jawaban LKPJ 2016 Tehadap Pandangan Fraksi

Walikota Palembang Berikan Jawaban pemandangan umum Fraksi-fraksi DPRD terhadap penyampaian Laporan LKPJ tahun anggaran 2016, Pada Rapat Paripurna ke-4 Masa Persidangan I Tahun 2017, Selasa (02/05/2017).

PALEMBANG, SBP.com – Jawaban Walikota Palembang, Terhadap pemandangan umum Fraksi-fraksi DPRD Kota Palembang terhadap penyampaian Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Walikota Palembang akhir tahun anggaran 2016, Pada Rapat Paripurna ke 4 Masa Persidangan I Tahun 2017, Selasa (02/05/2017).

Rapat Paripurna yang di pimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kota Palembang, M.Adiansyah dan dihadiri Ketua DPRD H.Darmawan, Wakil Ketua, Anggota DPRD, Kepala Dinas, Camat serta Lurah Se-Kota Palembang.

Sebelum menyampaikan jawaban, tanggapan dan penjelasan, Walikota Palembang kami menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada Fraksi-Fraksi atas pemandangan umum terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Palembang Akhir Tahun Anggaran 2016, yang disampaikan pada tanggal 25 April 2017 yang lalu.

Walikota Palembang, H.Harnojoyo memberikan jawaban, tanggapan, dan penjelasan terhadap Fraksi Demokrat yang disampaikan oleh Zainal Abidin Mengenai potensi pendapatan yang valid dan terukur, penghargaan (reward) dan hukuman (punishment) bagi Aparatur Sipil Negeri dalam program peningkatan pendapatan asli daerah, dan LKPJ Walikota yang baru sebatas pada aspek pengukuran output dari program dan kegiatan yang telah dilaksanakan, belum bersifat hasil dan manfaat.

“Saya jelaskan bahwa Pemerintah kota Palembang akan lebih meningkatkan Pendapatan Asli Daerah dan melakukan pemetaan potensi pendapatan dengan lebih valid dan terukur lagi, Penghargaan (reward) dan hukuman (punishment) Sudah dilakukan oleh Badan Pengelolaan Pajak Daerah Kota Palembang, Saya sampaikan bahwa gambaran indikator capaian kinerja masing masing Perangkat Daerah telah berpedoman pada Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2007,” ucap orang nomor satu di Palembang pada Paripurna DPRD kota.

Selain itu, terhadap pemandangan umum Fraksi PDIP yang disampaikan oleh Saudara H.Eddy Saad. Terkait permasalahan di PDAM, Kinerja PD Pasar, Perluasan Wilayah, dan pengelolaan sampah, penegakan perda, Permasalahan E-KTP, Inventarisasi aset – aset daerah, Program Smart City segera direalisasikan, dan normalisasi drainase di kelurahan Sentosa.

“Saat ini PDAM kekurangan suplai air sebesar 2.420 m3 perhari dan ini sedang diupayakan PDAM, Untuk PD. Pasar Palembang Jaya secara terus menerus berupaya untuk melakukan perbaikan kinerja di segala bidang sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya, Pemkot juga berkomitmen untuk mempercepat proses perluasan wilayah Kota Palembang sebagai Ibu Kota Provinsi Sumatera Selatan, Sekarang pemkot sedang berupaya untuk melakukan pengelolaan sampah dengan menggunakan Metode Thenual (Incenerator) yang digunakan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Sampah yang ramah lingkungan.

Saya minta kepada Kepala Satuan Polisi Pamong Praja agar lebih maksimal dalam menegakkan Peraturan Daerah yang terkait dengan rawa, izin mendirikan bangunan dan izin gangguan, Pemkot juga telah mendistribusikan alat cetak (printer) E-KTP ke seluruh kecamatan.

Untuk melaksanakan pencetakan E-KTP di kecamatan, kami masih menunggu jadwal yang ditentukan oleh Kementerian Dalam Negeri dan aset – aset daerah dilakukukan pencatatan melalui Aplikasi SIMDA dan telah dilakukan pemeliharaan dengan baik. Program smart city telah dianggarkan, saat ini sedang proses administrasi dan segera dilaksanakan tahun 2017 ini, Dan terkait drainase di kelurahan Sentosa Pemkot segera memprogramkan pemeliharaan rutin,”jelasnya.

Mantan Ketua DPRD Kota Palembang ini, juga memberikan jawaban, tanggapan terhadap fraksi Golkar yang disampailan oleh Lailata Ridha diantaranya terkait penyerapan angaran dapat lebih maksimal, Pembangunan yang bersifat prioritas, meningkatkan sosialisasi E-KTP, Fraksi Golkar tidak melihat pembangunan yang menonjol yang dilakukan oleh Pemkot, Permasalahan parkir.

“Penyerapan anggaran mudah-mudahan kedepan dapat diwujudkan dengan anggota dewan, Pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemkot telah sesuai dengan skala prioritas dan kondisi keuangan yang sesuai dengan program RPJP dan RPJM Kota Palembang, Sosialisasi terus dioptimalkan Disdukcapil termasuk dengan sistem jemput bola, Pemkot telah banyak melakukan pembangunan, Seperti Pembangunan infrastruktur, Seperti pembangunan jalan Tol yang melewati Palembang, Jembatan Musi IV, Jembatan Musi VI, Pembangunan LRT, Penataan Pedestrian Jl. Jend. Sudirman, Pengembangan Kawasan destinasi wisata, pembangunan pompa sungai bendung dan terkait permasalahan parkir, Pemkot telah melakukan sosilisasi agar pihak ruko dan mall menyiapkan lahan parkir dan sosialisasi tarif parkir yang sesuai perda,”paparnya.

Lebih lanjut Walikota Palembang, mengucapkan terima kasih atas pemandangan umum Fraksi Gerindra yang disampaikan oleh Saudara Jon Harno, Mengenai pandangan saudara terhadap pembangunan LRT yang berakibat jalan-jalan menjadi rusak dan berlubang, Tarif Parkir yang terlalu tinggi, Pencapaian retribusi daerah yang pencapai 71,26%.

“Pemkot sedang melakukan koordinasi dengan pihak PT Waskita Karya, Dishub Provinsi, maupun Polresta Palembang terkait jalan yang berlubang akibat pembangunan LRT sehingga permasalahan dicarikan solusi, Mengatasi tarif parkir yang tidak sesuai, Pemkot telah membentuk Pos Pengaduan dibawah jembatan Ampera dan layanan hotline 081278317505, Pencapaian retribusi daerah yang mencapai 71,26% dikarenakan ada 23 jenis retribusi tidak mencapai target,”jelasnya.

Selain itu, Harnojoyo memberikan tanggapan terhadap pemandangan umum Fraksi Kabangkitan Bangsa yang disampaikan Hj.Nurhilyah membahas terkait penerapan Good Government, perbaikan drainase yang untuk mengatasi banjir.

“Berbagai pelaksanaan Bimbingan Teknis yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Palembang dalam rangka meningkatkan kualitas Aparatur Sipil Negara, Drainase dan persoalan banjir di Kota Palembang, hal ini menjadi komitmen serta perhatian kami dan untuk kegiatan ini telah dianggarkan secara bertahap,”ucapnya.

Walikota Palembang melanjutkan terhadap pandangan fraksi NasDem yang disampaikan oleh Mareta Zulkendari seperti penataan PKL yang masih semraut, Uang insentif dan gaji Non PNS yang belum di bayar.

“Pemkot Palembang telah berupaya melakukan penataan terhadap pedagang kaki lima, untuk itu ke depan perlu ditingkatkan koordinasi dengan instansi terkait agar penataan tersebut dapat lebih maksimal, Melalui kesempatan ini saya peringatkan kepada seluruh Kepala Perangkat daerah dilingkungan Pemerintah Kota Palembang untuk lebih cepat memproses pembayaran gaji pegawai Non PNSD, insentif dan uang lembur agar tidak terjadi keterlambatan pembayaran yang berakibat menurunnya kinerja pegawai,”jelasnya.

Diteruskannya terhadap tanggapan Fraksi Keadilan Persatuan yang disampaikan oleh Asi Apriliansyah terkait refisi perda terkait tarif parkir, Realisasi peningkatan lahan pemakaman dari Tahun 2008- 2013 ke Tahun 2013-2018.

“Mengenai usulan revisi Perda mengenai tarif parkir kami telah membuat kajian teknis mengenai tarif parkir dan pada prinsipnya kami sependapat untuk dilakukan penyesuaian tarif parkir. Pada Tahun 2013-2018 adanya penambahan lahan Tempat Pemakaman Umum yaitu Tempat Pemakaman Umum Kramasan pada Tahun 2014 untuk kawasan Seberang Ulu I dan Kertapati dengan luas 3,64 Hektar,”terangnya.

Lebih lanjut, Politisi Demokrat memberikan tanggapan Fraksi Hanura Amanat Nasional Bulan Bintang yang disampaikan Hidayat Comsu lebih menyoroti permasalahan parkir yang memakan bahu jalan seputran jalan Sudirman, Pembangunan Hotel IBIS yang tidak perizinan belum sesuai.

“Pemkot melalui instansi terkait segera mengecek, dan akan menindak tegas karena parkir dibahubjalan itu dilarang, Terhadap pembangunan Hotel IBIS telah diterbitkan IMB nya sesuai dengan pembangunan dan terhadap pembangunan yang tidak memperhatikan lingkungan baik keamanan, ketertiban, kesehatan dan kenyamanan warga masyarakat, Pemkot telah melakukan pengawasan secara kontinyu terhadap kegiatan pembangunan gedung Hotel IBIS tersebut,”jelasnya.

Ditambahkanya, Segala sesuatunya yang menyangkut berbagai aspek yang masih perlu disempurnakan dan akan dibahas pada komisi komisi bersama instansi terkait. (adv)

Tentang Kami

- Portal Berita Nasional www.sergapbuserpos.com Untuk saat ini kami baru menerbitkan media online SERGAP BUSER POS.com yang di Terbitkan oleh : - - - PT. TRISULA INTER MEDIA - - - Hati-Hati Untuk Para Plagiat...!!! Aturan Hukum Plagiarisme di Indonesia, Penjiplak Bisa Digugat ! Sudah Diatur Dalam Undang-Undang Nomor 28 tahun 2014. "Dalam Undang-Undang Hak Cipta, plagiarisme ini dijabarkan lagi dalam beberapa istilah seperti mengumumkan, mempublikasikan, atau menjual hasil karya orang lain tanpa seizin dari pemilik karya tersebut, Secara hukum, jika terbukti sebuah karya adalah karya plagiat, bisa dilakukan penuntutan karena termasuk dalam tindakan pidana"

Komentar Anda Dibawah

Kirim Pesan Anda : :

KESEMPATAN.....SERGAP BUSER POS.COM Bagi Pemuda-Pemudi Suka Tantangan Kami Perusahaan Media Massa Membuka Peluang Karier Wartawan/Jurnalis/Biro Untuk Ditempatkan di Seluruh Daerah Indonesia Silakan Hubungi 0811 78 000 57

GRATIS BERLANGGANAN, KLIK


Kesempatan KARIER Wartawan/Jurnalis/Biro untuk Ditempatkan di Seluruh Daerah Indonesia


Media Massa Online

SERGAP BUSER POS.COM

Untuk Lebih Jelas Silakan Hubungi

REDAKSI 0811 78 000 57


WASPADA!!! : Wartawan/Reporter SERGAP BUSER POS.com Selalu Dibekali Press Card (Kartu Pers) dan Perlu Diperhatikan Namanya Tercantum di BOX REDAKSI. Apabila Mengaku-ngaku Sebagai Wartawan SERGAP BUSER POS.com dan Namanya Tidak TERCANTUM Serta Menyalahgunakan Demi Keuntungannya Silahkan Menghubungi REDAKSI via Hp : 0852 7998 6145 atau LAPORKAN ke Pihak BERWAJIB Kami Siap Mendukung. Bila Perlu Minta Yang Bersangkutan Membuka BOX REDAKSI SERGAP BUSER POS.com dan Menunjukan Namanya Tercantum. Terima Kasih Atas Perhatian dan Kerjasamanya