Portal Berita Nasional SERGAP BUSER POS.COM Beserta Seluruh KRU Mengucapkan Selamat Dirgahayu Kemerdekaan 17 Agustus 1945-2020 "MAJU INDONESIA"
Published On: Sab, Agu 5th, 2017

Ribuan KIS di Empat Lawang Non Aktif?

Sahuna (80) warga Pasar Tebing Tinggi Empat Lawang, Pasien Berobat Rumah Sakit Umum Daerah yang menggunakan Kartu KIS yang Sudah non aktif, Minggu (23/7/2017).

EMPAT LAWANG, SBP.com – Ribuan Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang ada di Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan ternyata telah dinonaktifkan dari Database Kepesertaan BPJS Kesehatan, penonaktifan ini berlaku dari bulan januari 2016 silam.

Menurut Data, saat ini untuk Kabupaten Empat Lawang sebanyak 2.889 jiwa telah dinonaktifkan kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan terhitung sejak tanggal 1 januari 2016,sesuai dengan SK Menteri Sosial RI nomor 170/HUK/2015 Tentang Penetapan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Tahun 2016.

Penonaktifan peserta KIS ini disebabkan beberapa faktor diantaranya pemegang Kartu telah meninggal dunia,data ganda atau dianggap telah mampu sehingga pemilik kartu ini tidak lagi berhak menjadi Peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan.

Seperti telah diberitakan sebelumnya, Sahuna (80) warga Pasar Tebing Tinggi Empat Lawang,pada minggu siang (23/7) melakukan rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah Empat Lawang akibat penyakit yang ia derita.

Namun betapa kagetnya ia,ketika pihak rumah sakit menyatakan Kartu KIS atas namanya telah dinonaktifkan alias tak berlaku lagi.

Bahkan pihak keluarga sempat bingung dan berencana membawa pasien ini pulang kerumah,lantaran tak memiliki cukup uang buat pengobatan.

Dimana pada akhirnya pihak rumah sakit tetap melayani dan merawat ibu Sahuna dengan penanggung jawab pengobatannya dijamin oleh Dinas Kesehatan Empat Lawang.

Apakah ibu Sahuna ini :

  • Telah meninggal dunia ?
  • Memiliki data ganda ?
  • atau telah berkemampuan ?

ibu Sahuna masih hidup,ia tinggal bersama anaknya yang bekerja sebagai PRT, bahkan rumah yang mereka tempati saat ini berdiri diatas tanah milik orang atau kata lain yaitu menumpang tinggal.

Apakah warga seperti ini yang kepesertaan Penerima Bantuan Iuran jaminan Kesehatan miliknya mesti dinonaktifkan ?

Kepala Kantor Operasional BPJS Kabupaten Empat Lawang Andri Rico Paltera, membenarkan bahwa kartu KIS atas nama Sahuna telah dinonaktifkan penggunaannya.

“Penonaktifan ini dilakukan oleh pihak Pusat itupun bukan hanya empat lawang akan tetapi dilakukan diseluruh indonesia dan update data kepemilikan Kartu KIS ini dilakukan enam bulan sekali,namun saya tidak dapat menjelaskannya secara detail karena bukan kewenangan saya” ungkapnya.

Ketika ditanya pihak mana yang berkompeten melakukan pendataan ulang tersebut ia menjelaskan “ya…pihak pemerintah daerah melalui dinas terkait yang melakukan pendataan.

Sementara pihak BPJS hanya menerima data untuk diverifikasi dan dimigrasikan ke dalam Masterfile Kepesertaan BPJS Kesehatan” imbuhnya.(wn)

Editor : Arizal

Tentang Kami

- Portal Berita Nasional www.sergapbuserpos.com Untuk saat ini kami baru menerbitkan media online SERGAP BUSER POS.com yang di Terbitkan oleh : - - - PT. TRISULA INTER MEDIA - - - Hati-Hati Untuk Para Plagiat...!!! Aturan Hukum Plagiarisme di Indonesia, Penjiplak Bisa Digugat ! Sudah Diatur Dalam Undang-Undang Nomor 28 tahun 2014. "Dalam Undang-Undang Hak Cipta, plagiarisme ini dijabarkan lagi dalam beberapa istilah seperti mengumumkan, mempublikasikan, atau menjual hasil karya orang lain tanpa seizin dari pemilik karya tersebut, Secara hukum, jika terbukti sebuah karya adalah karya plagiat, bisa dilakukan penuntutan karena termasuk dalam tindakan pidana"

Komentar Anda Dibawah

Kirim Pesan Anda : :

KESEMPATAN.....SERGAP BUSER POS.COM Bagi Pemuda-Pemudi Suka Tantangan Kami Perusahaan Media Massa Membuka Peluang Karier Wartawan/Jurnalis/Biro Untuk Ditempatkan di Seluruh Daerah Indonesia Silakan Hubungi 0811 78 000 57

GRATIS BERLANGGANAN, KLIK


Kesempatan KARIER Wartawan/Jurnalis/Biro untuk Ditempatkan di Seluruh Daerah Indonesia


Media Massa Online

SERGAP BUSER POS.COM

Untuk Lebih Jelas Silakan Hubungi

REDAKSI 0811 78 000 57


WASPADA!!! : Wartawan/Reporter SERGAP BUSER POS.com Selalu Dibekali Press Card (Kartu Pers) dan Perlu Diperhatikan Namanya Tercantum di BOX REDAKSI. Apabila Mengaku-ngaku Sebagai Wartawan SERGAP BUSER POS.com dan Namanya Tidak TERCANTUM Serta Menyalahgunakan Demi Keuntungannya Silahkan Menghubungi REDAKSI via Hp : 0852 7998 6145 atau LAPORKAN ke Pihak BERWAJIB Kami Siap Mendukung. Bila Perlu Minta Yang Bersangkutan Membuka BOX REDAKSI SERGAP BUSER POS.com dan Menunjukan Namanya Tercantum. Terima Kasih Atas Perhatian dan Kerjasamanya