Portal Berita Nasional SERGAP BUSER POS.COM Beserta Seluruh KRU Mengucapkan Selamat Dirgahayu Kemerdekaan 17 Agustus 1945-2020 "MAJU INDONESIA"
Published On: Sen, Des 19th, 2016

Ombudsman terima 145 pengaduan Pungli pertanahan di Sumsel

Ilustrasi- Stop pungutan liar. (IST/Parni)

Ilustrasi- Stop pungutan liar. (IST/Parni)

MUARA ENIM, SERGAP BUSER POS.com – Tim Ombudsman dari bulan Januari hingga Desember 2016 telah menerima 145 pengaduan dari masyarakat terkait dengan pungutan liar di Sumatera Selatan yang didominasi masalah pertanahan atau BPN.

Hal tersebut diungkapkan oleh Asisten Ombudsman RI Sumsel, Astra Gunawan, dalam sosialisasi Penerapan Pelayanan Administrasi Terpadu dan Pencegahan Pungutan Liar (Pungli) di Kabupaten Muaraenim, Sabtu (17/12).

Dijelaskannya, dari hasil data yang masuk ke Ombudsman RI, dari Januari hingga pertengahan Desember 2016, pengaduan yang masuk sebanyak 145 khusus untuk di wilayah Sumatera Selatan.

Dari jumlah tersebut sekitar 60 persen pengaduan menyoal instansi BPN seperti masalah Hak Guna Usaha (HGU), sertifikat ganda, ganti rugi pembebasan lahan untuk umum dan sebagainya.

Sedangkan untuk 40 persen di instansi-intansi pelayanan publik seperti Kantor Samsat ,Kantor Imigrasi, dan lain-lain.

Menurutnya penyebab terjadinya pungli cukup banyak seperti penyalahgunaan wewenang, faktor ekonomi, kultur dan budaya organisasi, sistem kontrol dan pengawasan yang rendah, dan keterbatasan SDM.

Pungutan liar dalam pelayanan terpadu sering terjadi kepatuhan dengan perundang-undangan masih rendah, mentalitas penyelenggara, penempatan pelaksana yang juga berfungsi sebagai pengumpul dan penyetor, pelayanan tidak memenuhi standard, informasi sangat minim, sistem masih berbelit, penyelesaian tidak tepat waktu, enggannya masyarakat untuk antri.

“Pungli itu bukan hanya berbentuk uang tetapi bisa berbentuk barang (gratifikasi) seperti tiket pesawat, hotel,” katanya.

Budaya setor yang masih kental, anggapan menerima uang sebagai imbalan karena telah menolong pengguna layanan adalah sah, anggaran bahwa setiap pembubuhan tandatangan ada harganya, masih ada anggapan bahwa menerima uang dari pengguna layanan adalah hal yang wajar asalkan tidak meminta, padahal inilah yang disebut pungli.

Wakil Bupati Muaraenim, Nurul Aman menambahkan bahwa melalui Peraturan Presiden RI No 87 tahun 2016 Tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar dan Instruksi Menteri Dalam Negeri No 180/3935/Sj Tentang Pengawasan Pungutan Liar dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah.

Pemkab Muaraenim akan membentuk Satuan Tugas Sapu Bersih Pungli (Saber Pungli) yang mempunyai tugas meningkatkan pembinaan dan pengawasan khususnya terhadap penyelenggaraan pemerintah daerah yang memiliki resiko terjadinya Pungli.

Sementara, kepada yang mengemban amanah, diingatkan untuk tidak melakukan pungli, sebab saya dan jajaran terkait tidak segan-segan memberikan sanksi terhadap Aparatur Sipil Negara yang terbukti melakukan pungli,” katanya.

Sumber : Antarasumsel.com

Tentang Kami

- Portal Berita Nasional www.sergapbuserpos.com Untuk saat ini kami baru menerbitkan media online SERGAP BUSER POS.com yang di Terbitkan oleh : - - - PT. TRISULA INTER MEDIA - - - Hati-Hati Untuk Para Plagiat...!!! Aturan Hukum Plagiarisme di Indonesia, Penjiplak Bisa Digugat ! Sudah Diatur Dalam Undang-Undang Nomor 28 tahun 2014. "Dalam Undang-Undang Hak Cipta, plagiarisme ini dijabarkan lagi dalam beberapa istilah seperti mengumumkan, mempublikasikan, atau menjual hasil karya orang lain tanpa seizin dari pemilik karya tersebut, Secara hukum, jika terbukti sebuah karya adalah karya plagiat, bisa dilakukan penuntutan karena termasuk dalam tindakan pidana"

Komentar Anda Dibawah

Kirim Pesan Anda : :

KESEMPATAN.....SERGAP BUSER POS.COM Bagi Pemuda-Pemudi Suka Tantangan Kami Perusahaan Media Massa Membuka Peluang Karier Wartawan/Jurnalis/Biro Untuk Ditempatkan di Seluruh Daerah Indonesia Silakan Hubungi 0811 78 000 57

GRATIS BERLANGGANAN, KLIK


Kesempatan KARIER Wartawan/Jurnalis/Biro untuk Ditempatkan di Seluruh Daerah Indonesia


Media Massa Online

SERGAP BUSER POS.COM

Untuk Lebih Jelas Silakan Hubungi

REDAKSI 0811 78 000 57


WASPADA!!! : Wartawan/Reporter SERGAP BUSER POS.com Selalu Dibekali Press Card (Kartu Pers) dan Perlu Diperhatikan Namanya Tercantum di BOX REDAKSI. Apabila Mengaku-ngaku Sebagai Wartawan SERGAP BUSER POS.com dan Namanya Tidak TERCANTUM Serta Menyalahgunakan Demi Keuntungannya Silahkan Menghubungi REDAKSI via Hp : 0852 7998 6145 atau LAPORKAN ke Pihak BERWAJIB Kami Siap Mendukung. Bila Perlu Minta Yang Bersangkutan Membuka BOX REDAKSI SERGAP BUSER POS.com dan Menunjukan Namanya Tercantum. Terima Kasih Atas Perhatian dan Kerjasamanya