Portal Berita Nasional SERGAP BUSER POS.COM Beserta Seluruh KRU Mengucapkan Selamat Dirgahayu Kemerdekaan 17 Agustus 1945-2020 "MAJU INDONESIA"
Published On: Kam, Sep 14th, 2017

Forpeks Laporkan Dugaan Pelanggaran Tenaga Kerja Asing di PT.GSSL

MUSI RAWAS, SBP.com – Kamis 14 September 2017 pengurus Lsm Forpeks (Forum Rakyat Peduli Kejujuran Sumsel)Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan telah melayangkan surat laporan Dugaan Indikasi Pelanggaran Tindak Pidana Ketenagakerjaan.

Berdasarkan UU No 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan dan Peraturan Perundang-Undangan lainnya Oleh Tenaga Kerja Asing (TKA)asal Malaysia yang bekerja di Perusahaan Perkebunan Sawit PT.Gunung Sawit Selatan Lestari (GSSL) atas nama Mr.Vigneswaran Subramaniam dan Mr.Leow Boo Teong.

Di Jelaskan Arwan Selalu Ketua Lsm Forpeks dugaan Tindak Pidana Ketenaga kerjaan yang dimaksud dalam surat laporan tersebut ialah dari data yang di peroleh bahwa IMTA (Izin Memperkerjakan Tenaga Kerja Asing) dari Kementrian Tenaga Kerja, SKJ (Surat Keterangan Jalan),Surat Keterangan Melapor (STM) yang dikeluarkan Pihak Kepolisian ke Dua TKA terdebut sudah berakhir masa berlakunya terhitung bulan April 2017 sedangkan sampai sekarang kedua TKA masih aktif bekerja.

Itu artinya kuat dugaan PT.GSSL telah memperkerjakan Orang Asing secara Ilegal tanpa di lengkapi Dokumen-Dokumen Resmi dan kedua TKA tersebut telah bekerja secara Ilegal pula.

Ditambahkannya, belum lagi ketidak jelasan siapa Tenaga Kerja Indonesia pendamping yang di tunjuk TKA tersebut yang berwenang mendampingi TKA dalam menjalankan Tugas dan Fungsinya dikarenakan penunjukan TKI pendamping ini merupakan syarat yang harus di penuhi dan dijalankan sebelum IMTA di berikan atau di perpanjang.

Sedangkan pelanggaran Perundang-Perundangan yang di maksud adalah TKA atas Nama Vigneswaran Subramaniam mengangkangi Aturan tentang kewenangan dan fungsinya sebagai Acting Tekhnical Advisor di PT.GSSL.

Sebagaimana aturan tertulis dalam IMTA yaitu TKA yang bersangkutan tiidak akan memindahkan jabatan dan memperkerjakan dalam jabatan lainnya tanpa seizin Menteri akan tetapi Mr.Vigneswaran Subramaniam di duga kuat telah mengatur tenaga kerja lokal.

Di perparah lagi fakta bahwa Mr.Vigneswaran Subramaniam kuat dugaan telah Mengintervensi dan Mengintimidasi Manager HRD untuk melakukan pemecatan secara sepihak tanpa adanya alasan dan kesalahan yang jelas Noverlan Haris Manager Estate Muara Kati di Waktu Kontrak Noverlan Haris belum berakhir termasuk juga pemecatan yang sama beberapa tenaga kerja lokal lainnya.

Belum lagi di dalam IMTA juga seharusnya Mr.Vigneswaran melakukan tugas pelatihan-Pelatihan terhadap Tenaga kerja lokal dan dilaporkan ke Kementrian Tenaga Kerja sesuai dengan Sertifikat kompetensi yang bersangkutan kepada tenaga kerja lokal.

Ditegaskannya, kegiatan ini tidak dilakukan, termasuk pula pelanggaran Domisi TKA yang bersangkutan antara tempat tinggal yang bersangkutan dengan data yang dilaporkan ke Dinas Tenaga Kerja Musirawas berbeda untuk pelanggaran Domisili ini mengacu pada UU No 24 Tahun 2013.

selain itu juga, dugaan belum terdaftarnya kedua TKA di BPJS ketenaga kerjaan sedangkan hal ini harus dilakukan Oleh Perusahaan dimana TKA bekerja untuk mendaftarkan Tenaga kerjanya ke BPJS termasuk pula TKA sebagaimana di atur dalam UU 24 Tahun 2011 tentang BPJS

Lanjut Arwan, guna membuktikan Dugaan beberapa pelanggaran tersebut perlu pemeriksaan dari Instansi-Insatansi Terkait dan Berwenang daripada itu LSM Forpeks telah melayangkan Surat laporan Ke Polda Sumatera Selatan dan Polres Musi Rawas, Kementrian Tenaga Kerja, Dinas Tenaga Kerja Propinsi Sumsel serta dinas Tenaga Kerja Kabupaten Musi Rawas serta Kantor Imigrasi Di Muara Enim.

“untuk membuktikan benar tidaknya laporan kami ini maka perlu pemeriksaan dari pihak terkait,untuk itu kami telah melayangkan surat laporan ke beberapa Instansi terkait,ya jika memang terbukti banyak melakukan Pelanggaran terhadap Aturan di Negara kita selain diberi sanksi tegas daripada nanti jadi benih kericuhan di tengah masyarakat kami minta TKA yang bersangkutan di pulangkan saja ke Negaranya,”Tegas Arwan.

Di tambahkannya informasi diterima juga Mr.Vigneswaran sudah beberapa kali ke Kabupaten Empat Lawang dimana di sana merupakan pengembangan lahan perkebunan baru PT.GSSL ini juga merupakan salah satu dugaan pelanggaran karena Mr.Vigneswaran di Izinkan melakukan aktifitas pekerjaannya di Kabupaten Musirawas bukan di Empat Lawang

“kami dapat Info Juga bahwa pak.Vigneswaran ini sudah melanggar wilayah izin kerjanya izin kerja di Musirawas kok bisa juga melakukan aktifitas kerja di empat lawang,”pungkasnya. (Edison)

Editor : Arizal

Tentang Kami

- Portal Berita Nasional www.sergapbuserpos.com Untuk saat ini kami baru menerbitkan media online SERGAP BUSER POS.com yang di Terbitkan oleh : - - - PT. TRISULA INTER MEDIA - - - Hati-Hati Untuk Para Plagiat...!!! Aturan Hukum Plagiarisme di Indonesia, Penjiplak Bisa Digugat ! Sudah Diatur Dalam Undang-Undang Nomor 28 tahun 2014. "Dalam Undang-Undang Hak Cipta, plagiarisme ini dijabarkan lagi dalam beberapa istilah seperti mengumumkan, mempublikasikan, atau menjual hasil karya orang lain tanpa seizin dari pemilik karya tersebut, Secara hukum, jika terbukti sebuah karya adalah karya plagiat, bisa dilakukan penuntutan karena termasuk dalam tindakan pidana"

Komentar Anda Dibawah

Kirim Pesan Anda : :

KESEMPATAN.....SERGAP BUSER POS.COM Bagi Pemuda-Pemudi Suka Tantangan Kami Perusahaan Media Massa Membuka Peluang Karier Wartawan/Jurnalis/Biro Untuk Ditempatkan di Seluruh Daerah Indonesia Silakan Hubungi 0811 78 000 57

GRATIS BERLANGGANAN, KLIK


Kesempatan KARIER Wartawan/Jurnalis/Biro untuk Ditempatkan di Seluruh Daerah Indonesia


Media Massa Online

SERGAP BUSER POS.COM

Untuk Lebih Jelas Silakan Hubungi

REDAKSI 0811 78 000 57


WASPADA!!! : Wartawan/Reporter SERGAP BUSER POS.com Selalu Dibekali Press Card (Kartu Pers) dan Perlu Diperhatikan Namanya Tercantum di BOX REDAKSI. Apabila Mengaku-ngaku Sebagai Wartawan SERGAP BUSER POS.com dan Namanya Tidak TERCANTUM Serta Menyalahgunakan Demi Keuntungannya Silahkan Menghubungi REDAKSI via Hp : 0852 7998 6145 atau LAPORKAN ke Pihak BERWAJIB Kami Siap Mendukung. Bila Perlu Minta Yang Bersangkutan Membuka BOX REDAKSI SERGAP BUSER POS.com dan Menunjukan Namanya Tercantum. Terima Kasih Atas Perhatian dan Kerjasamanya