Portal Berita Nasional SERGAP BUSER POS.COM Beserta Seluruh KRU Mengucapkan Selamat Dirgahayu Kemerdekaan 17 Agustus 1945-2020 "MAJU INDONESIA"
Published On: Kam, Jun 14th, 2018

Diharap Penyelenggara Harus Netral

Pertemuan antara Pejabat kepolisian, Gubernur Sumsel, Pangdam II Sriwijaya dengan Paslon Bupati/Wakil Bupati Empat Lawang nomor urut 1, H David Hadrianto Aljufri – H Eduar Kohar di Mapolres Empat Lawang, Rabu (13/6).

EMPAT LAWANG, SBP.com – Kondisi keamanan di wilayah Kecamatan Ulu Musi Kabupaten Empat Lawang pasca bentrok massa, Selasa (12/6) kemarin (13/6) berangsur kondusif. Bentrok mengakibatkan satu orang tewas dan sedikitnya 3 luka-luka kemarin diduga melibatkan pendukung pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Empat Lawang nomor urut 1 H David Hadrianto Aljufri – H Eduar Kohar dengan Paslon Bupati dan Wakil Bupati Empat Lawang nomor urut 2, H Joncik Muhammad – Yulius Maulana. Dugaan sementara bentrok massa dipicu ketidakpuasan dengan penyelenggara Pilkada yang dianggap tidak netral.

Polisi melakukan penambahan personel keamanan, setidaknya tiga Peleton gabungan dari anggota Brimob, Polres Lubuklinggau, Musi Rawas, Lahat dan Polres Ogan Komering Ulu Timur (OKUT). Tidak hanya melakukan penambahan personil pengamanan. Insiden bentrok massa kemarin menjadi perhatian serius Kapolda Sumatera Selatan bersama Pangadam II Sriwijaya dan Gubernur Sumsel serta pejabat lainnya. Mereka langsung melakukan peninjauan ke Kabupaten Empat Lawang, guna mendinginkan situasi, Rabu (13/6).

Rombongan menumpangi 2 unit Heli, tiba di lapangan SMA Negeri 1 Ulumusi, disambut Bupati Empat Lawang, Kapolres Empat Lawang dan sejumlah pejabat yang langsung menuju ke lokasi kejadian di Desa Padang Tepong Kecamatan Ulu Musi. Usai meninjau lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP), rombongan berangkat menuju Kecamatan Muara Pinang, menemui Paslon Bupati/Wakil Bupati Empat Lawang nomor urut 2, Joncik Muhammad – Yulius Maulana, untuk berdialog. Selanjutnya rombongan kembali ke Kecamatan Pendopo dan terakhir ke Tebing Tinggi dan langsung menuju Mapolres Empat Lawang.

Di Mapolres Empat Lawang, Kapolda Sumsel, Irjen Polisi Zulkarnain Adinegara langsung memberikan pengarahan kepada personel polisi dalam kegiatan apel singkat. Usai apel, Kapolda bersama Pangdam dan Gubernur menggelar pertemuan tertutup di ruang kerja Kapolres Empat Lawang bersama Paslon Bupati/Wakil Bupati Empat Lawang, H David Hadrianto Aljufri – H Eduar Kohar dan Paslon Bupati/Wakil Bupati Empat Lawang nomor urut 3, H Yulizar Dinoto – H Kison Syahrin. Usai menggelar pertemuan itu, Kapolda, Pangdam dan Gubernur bertolak kembali ke Palembang.

Hasil penyelidikan sementara, polisi berhasil mengamankan satu terduga pelaku penembakan inisial EV yang membawa senjata api rakitan (senpira) laras panjang. Kepastian tersebut ditegaskan Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara saat dibincangi sejumlah wartawan, usai menggelar pertemuan tertutup di Mapolres Empat Lawang, Rabu (13/6).

“Kami bersama Gubernur dan Panglima datang ke sini untuk menegaskan stop pertikaian antar pendukung paslon. Kami ingin mewujudkan pilkada damai. Alhamdulillah satu pelaku penembakan sudah ditangkap dari 4 pelaku,” tegas Kapolda.

Lanjut Kapolda, penangkapan tersebut berdasarkan keterangan saksi korban. Bahkan diakuinya Dirkrimum Polda Sumsel diminta tetap bersiaga di Empat Lawang untuk memburu pelaku lainnya. “Untuk sementara pelaku 4, mungkin nanti berkembang. Pelaku yang ditangkap yakni Ev membawa senjata api rakitan laras panjang. Saya tinggalkan disini Dirkrimum untuk melakukan penangkapan yang lain. Saya minta sore ini pelaku menyerahkan diri. Kalau tidak bisa, sebelum lebaran empat pelaku semuannya ditangkap,” jelasnya.

Kapolda, Pangdam, Gubernur dan Bupati berharap agar jangan ada balas dendam. Bahkan pihaknya sudah ketemu kedua paslon dan keduannya menginginkan kedamaian dan ketentraman. “Paslon minta netralitas dari penyelenggara pilkada. Pak gubernur menyatakan tegas, KPU, Panwaslu jangan main-main, bisa ditarik pihak provinsi. KPU tadi menjamin netralitas yang tidak itu dibawah-bawahnya. Kami pegang omongan itu,” beber Kapolda.

Mengenai pelaku, Kapolda menjelaskan akan dikenakan pasal 170 dan 338 KUHP. Namun bisa juga dikenai pasal 340 KUHP dengan ancaman 12 tahun dan 17 tahun penjara. “Pelaku lain saya minta sebelum malam ini bisa menyerahkan diri. Kami hanya menegakkan hukum siapa membunuh dan menembak akan ditangkap sampai ke liang kuburnya,” tegasnya.

Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin memastikan setelah kejadian ini, Empat Lawang akan aman. “Setelah kami mendapat informasi adanya kejadian tersebut, langsung berkoordinasi dengan Pangdam dan Kapolda untuk datang mengecek ke lokasi. Bantuan dari Polri TNI dan dari Mabes sudah datang. Mudah-mudahan setelah ini aman,” ungkapnya. (jda.

Tentang Kami

- Portal Berita Nasional www.sergapbuserpos.com Untuk saat ini kami baru menerbitkan media online SERGAP BUSER POS.com yang di Terbitkan oleh : - - - PT. TRISULA INTER MEDIA - - - Hati-Hati Untuk Para Plagiat...!!! Aturan Hukum Plagiarisme di Indonesia, Penjiplak Bisa Digugat ! Sudah Diatur Dalam Undang-Undang Nomor 28 tahun 2014. "Dalam Undang-Undang Hak Cipta, plagiarisme ini dijabarkan lagi dalam beberapa istilah seperti mengumumkan, mempublikasikan, atau menjual hasil karya orang lain tanpa seizin dari pemilik karya tersebut, Secara hukum, jika terbukti sebuah karya adalah karya plagiat, bisa dilakukan penuntutan karena termasuk dalam tindakan pidana"

Komentar Anda Dibawah

Kirim Pesan Anda : :

KESEMPATAN.....SERGAP BUSER POS.COM Bagi Pemuda-Pemudi Suka Tantangan Kami Perusahaan Media Massa Membuka Peluang Karier Wartawan/Jurnalis/Biro Untuk Ditempatkan di Seluruh Daerah Indonesia Silakan Hubungi 0811 78 000 57

GRATIS BERLANGGANAN, KLIK


Kesempatan KARIER Wartawan/Jurnalis/Biro untuk Ditempatkan di Seluruh Daerah Indonesia


Media Massa Online

SERGAP BUSER POS.COM

Untuk Lebih Jelas Silakan Hubungi

REDAKSI 0811 78 000 57


WASPADA!!! : Wartawan/Reporter SERGAP BUSER POS.com Selalu Dibekali Press Card (Kartu Pers) dan Perlu Diperhatikan Namanya Tercantum di BOX REDAKSI. Apabila Mengaku-ngaku Sebagai Wartawan SERGAP BUSER POS.com dan Namanya Tidak TERCANTUM Serta Menyalahgunakan Demi Keuntungannya Silahkan Menghubungi REDAKSI via Hp : 0852 7998 6145 atau LAPORKAN ke Pihak BERWAJIB Kami Siap Mendukung. Bila Perlu Minta Yang Bersangkutan Membuka BOX REDAKSI SERGAP BUSER POS.com dan Menunjukan Namanya Tercantum. Terima Kasih Atas Perhatian dan Kerjasamanya