Portal Berita Nasional SERGAP BUSER POS.COM Beserta Seluruh KRU Mengucapkan Selamat Dirgahayu Kemerdekaan 17 Agustus 1945-2020 "MAJU INDONESIA"
Published On: Sel, Okt 30th, 2018

Bupati Empat Lawang Minta Masyarakat Harus Diundang

EMPAT LAWANG, SBP.com – Raperda, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Empat Lawang, tahun anggaran 2019, pendapatan daerah Kabupaten Empat Lawang tahun anggaran 2019 diproyeksi sebesar Rp583.724.934.630,00.

Anggaran sebesar itu, berasal dari target pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp.30.422.091.630,00. Rinciannya, pajak daerah sebesar Rp12.402.091.630,00, retrubusi daerah sebesar Rp770.000.000,00, hasil perolehan daerah yang dipisahkan sebesar Rp6 miliyar dan pendapatan lain yang sah sebesar Rp11.220.000.000,00.

Selanjutnya, dana perimbangan Kabupaten Empat Lawang, sebesar Rp.539.767.837.000,00 yang rinciannya adalah, bagi hasil pajak sebesar Rp15.015.980.000,00, bagi hasil cukai sebesar Rp162.063.000.000,00. Bagi hasil bukan pajak sebesar Rp99.778.471.000,00, dana alokasi umum (DAU) sebesar Rp474.811.343.000,00.

Lain-lain pendapatan yang sah sebesar Rp.13.535.000.000,00 dengan rinciannya, pendapatan hibah sebesar Rp1,7 miliyar dan bagi hasil pajak dari provinsi sebesar Rp11.835.006.000,00.

Selanjutnya rencana belanja daerah Kabupaten Empat Lawang tahun anggaran 2019 sebesar Rp.700.306.523.412,00, yang terdiri dari belanja langsung sebesar Rp323.724.848.000,00 dan belanja tidak langsung sebesar Rp326.521.625.412,00. Sementara untuk target pengrluaran pembiayaan sebesar Rp65 miliyar.

Bupati Empat Lawang, H Joncik Muhammad saat menyampaikan nota keuangan atas Raperda APBD Empat Lawang tahun anggaran 2019 pada sidang paripurna ke-7 masa persidangan ke-3 tahun 2018, di gedung DPRD Empat Lawang, Senin (22/10) mengatakan, RAPBD Empat Lawang yang dia sampaikan tersebut, belum termasuk anggaran yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) dan dana-dana dari tugas bantuan atau lainnya.

“Kepada para kepala OPD, berulang-ulang kali saya sampaikan, salah satu ukuran penilaian saya terhadap kinerja saudara adalah kemampuan mendatangkan dana dari pusat atau APBN bagi yang punya sumber APBN,” kata Joncik.

Dijelaskannya, ada OPD yang tidak punya sumber dari APBN, namun sebagian besar OPD punya sumber anggran dati APBN dan dirinya ingin melihat kemampuan para kepala OPD dalam mendatangkan itu. “Insyaallah, ketentuan UU Nomor 10, 2017 itu jangan salah mengerti, bahwa kepala daerah hanya bisa (melakukan) mutasi (pegawai) hanya setelah 6 bulan, tidak dalam penjelasannya,” tegas dia.

Diapun membeberkan, ketika kepala daerah, bupati dan wakil bupati menginginkan terjadinya mutasi dan dengan alasan-alasan tertentu, dapat meminta persetujuan atau izin dari Menteri dalam negeri, maka setiap saat dalam satu tahun itu (bisa memutasi pegawai). “Saya ingin melihat kemampuan saudara (sebagai kepala OPD), kalau hanya ingin mengadalkan apa yang saya sampaikan ini, jumlahnya tidak lebih dari Rp600 milyar, sementara belanja daerah kita mencapai Rp700 miliyar, pasti defisit,” terangnya.

Lebih lanjut disampaikannya, pada APBD Perubahan 2018, belanja daerah Kabupaten Empat Lawang, sudah mencapai hampir Rp1 triliyun. Ini artinya, pada tahun anggaran 2018, banyak sumber-sumber pendapatan dari DAK, berasal dari tugas pembantuan dan lain sebagainya. “Kejar itu, karena APBN 2019 segera disahkan pada 26 Oktober ini, tinggal empat hari lagi, masih punya waktu, saya sudah perintahkan perangkat daerah, kejar sumber-sumber yang bisa mendatangkan uang ke Empat Lawang,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu juga, Bupati Joncik menyoroti tidak hadirnya sejumlah tokoh masyarakat, organisasi massa dan kelompok masyarakat yang berkepentingan untuk melihat APBD Empat Lawang, karena diduga tidak diundang oleh Sekretariat DPRD Empat Lawang.

“saatpembukaan dan penutupan (sidang) tolong undang mereka, agar mereka bisa mengawasi dan mengetahui sejauh mana perjalanan APBD Empat Lawang. Karena, APBD itu disamping dipertanggungjawabkan di instansi tertinggi juga harus dipertanggungjawabkan dengan rakyat,” kata Joncik.

Menurut Joncik, dirinya sudah dua kali melihat kondisi sebelah barisan kursi undangan, tidak ada marwah pada rapat paripurna tersebut. Padahal, pembahasan APBD itu adalah puncak dari kegiatan DPRD.

DPRD itu, belum merasa menjadi bagian DPRD kalau belum ikut membahas anggaran APBD. Itu salah satu tugas yang melekat adalah hak dan kewajiban. Nah, ketika kita membahas APBD iniatara eksekutif dan legislatif itu seta, rakyat ingin mengetahui, rakyat perlu di undang,” pinta Bupati Empat Lawang. (Jda)

Tentang Kami

- Portal Berita Nasional www.sergapbuserpos.com Untuk saat ini kami baru menerbitkan media online SERGAP BUSER POS.com yang di Terbitkan oleh : - - - PT. TRISULA INTER MEDIA - - - Hati-Hati Untuk Para Plagiat...!!! Aturan Hukum Plagiarisme di Indonesia, Penjiplak Bisa Digugat ! Sudah Diatur Dalam Undang-Undang Nomor 28 tahun 2014. "Dalam Undang-Undang Hak Cipta, plagiarisme ini dijabarkan lagi dalam beberapa istilah seperti mengumumkan, mempublikasikan, atau menjual hasil karya orang lain tanpa seizin dari pemilik karya tersebut, Secara hukum, jika terbukti sebuah karya adalah karya plagiat, bisa dilakukan penuntutan karena termasuk dalam tindakan pidana"

Komentar Anda Dibawah

Kirim Pesan Anda : :

KESEMPATAN.....SERGAP BUSER POS.COM Bagi Pemuda-Pemudi Suka Tantangan Kami Perusahaan Media Massa Membuka Peluang Karier Wartawan/Jurnalis/Biro Untuk Ditempatkan di Seluruh Daerah Indonesia Silakan Hubungi 0811 78 000 57

GRATIS BERLANGGANAN, KLIK


Kesempatan KARIER Wartawan/Jurnalis/Biro untuk Ditempatkan di Seluruh Daerah Indonesia


Media Massa Online

SERGAP BUSER POS.COM

Untuk Lebih Jelas Silakan Hubungi

REDAKSI 0811 78 000 57


WASPADA!!! : Wartawan/Reporter SERGAP BUSER POS.com Selalu Dibekali Press Card (Kartu Pers) dan Perlu Diperhatikan Namanya Tercantum di BOX REDAKSI. Apabila Mengaku-ngaku Sebagai Wartawan SERGAP BUSER POS.com dan Namanya Tidak TERCANTUM Serta Menyalahgunakan Demi Keuntungannya Silahkan Menghubungi REDAKSI via Hp : 0852 7998 6145 atau LAPORKAN ke Pihak BERWAJIB Kami Siap Mendukung. Bila Perlu Minta Yang Bersangkutan Membuka BOX REDAKSI SERGAP BUSER POS.com dan Menunjukan Namanya Tercantum. Terima Kasih Atas Perhatian dan Kerjasamanya